Minggu, 23 Juli 2023
Sabtu, 15 Juli 2023
Cara Jitu Membuat Strategi Email Marketing Anda Berhasil
Apa hal yang membuat Anda penasaran ketika membuka email?
Apa karena headlinenya? Atau isinya?
Butuh waktu 8 detik agar pelanggan Anda merasa tertarik dengan email yang Anda kirimkan.
Maka dari itu sebagai seorang pebisnis Anda perlu belajar email marketing dengan baik.
Selain itu, Anda juga harus tahu strategi yang tepat agar email Anda tidak menjadi “sampah” bagi mereka.
Dengan strategi yang tepat, maka semakin besar peluang Anda untuk menarik banyak pelanggan.
Apa saja sih strategi yang tepat agar email marketing Anda berhasil?
Perhatikan Tujuan Bisnis Anda
Kemana arah bisnis Anda ingin berlabuh?
Tentu saja untuk berlabuh pada kesuksesan bukan?
Caranya seperti apa?
Caranya dengan menentukan target pasar yang lebih spesifik serta merencanakan pemasaran produk Anda.
Rencana pemasaran biasanya dilakukan melalui sosial media, website maupun email.
Nah, bagaimana email marketing Anda dapat berkontribusi untuk mengarahkan bisnis Anda kepada kesuksesan?
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah fokus pada aktivitas email marketing, seperti, berkomunikasi yang baik dengan pelanggan Anda.
Dan hal tersebut mencakup isi, tujuan, waktu pengiriman dan pelanggan Anda.
Namun, sebelum itu, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu dalam menentukan target pasar Anda, lalu pelajari industri apa yang sedang Anda jalani, agar semua hal yang mencakup aktivitas email Anda berjalan dengan baik.
Mematangkan Perencanaan
Mematangkan perencanaan merupakan salah satu cara untuk mencapai strategi email marketing Anda.
Itu berarti Anda harus memiliki strategi terlebih dahulu sebelum melakukannya.
Merancang strategi tidak akan memakan waktu banyak jika Anda memulainya dengan memperhatikan tujuan bisnis Anda, kemudian lakukan riset dengan kompetitor lain dan menyusunnya.
Tanpa strategi, maka akan sulit bagi Anda untuk menemukan cara yang tepat.
Dan hal ini bisa menjadi kesalahan yang fatal jika Anda terlalu fokus pada bisnis Anda bukan pelanggan Anda.
Nah, ada beberapa tahap memulai email marketing yang bisa langsung Anda terapkan, diantaranya:
1. Jangan Terburu-Buru
Kesalahan yang sering terjadi ketika ingin mengirim email yaitu terlalu terburu-buru.
Jika Anda ingin memancing ikan, pasti Anda perlu persiapan yang matang bukan?
Seperti alat pancingan, umpan, pengaitnya dan sebagainya.
Nah, sama halnya dalam berbisnis.
Jika Anda terlalu terburu-buru dan tidak mempersiapkannya secara matang, maka hasil yang diperoleh tidak maksimal.
Bukannya pelanggan Anda terpancing malah sebaliknya, mereka unsubscribe email Anda.
Jadi hindari pengiriman email yang terkesan berlebihan, karena tidak semua pelanggan Anda bisa menerimanya dengan baik.
Pancing mereka dengan komunikasi terlebih dahulu sehingga pelanggan Anda mulai mempercayai Anda.
Setelah itu Anda bisa mulai mengirimkan email promosi.
2. Mengirimkan Sesuatu Yang Bernilai Tinggi
FREE, SALE, BUY 1 GET 1, siapa yang tidak suka dengan hal itu?
Hampir semua orang menyukainya.
Dan pasti Anda salah satunya bukan?
Mengirimkan sesuatu yang bernilai juga tak melulu soal diskon, free atau buy 1 get 1.
Namun, Anda bisa mengirimkan beberapa tips yang bermanfaat, atau panduan secara gratis.
Nah, disini kemampuan menulis Anda akan diuji.
Karena dalam menulis tips maupun panduan tidak bisa asal-asalan.
Harus berdasarkan fakta maupun riset.
Jangan mentang-mentang Anda memberikan secara gratis namun tidak memperhatikan kualitasnya.
Justru ini bisa menjadi tolak ukur untuk produk Anda.
Jika sesuatu yang Anda bagikan secara gratis saja berkualitas, tentu calon pelanggan Anda akan berpikir bahwa produk yang Anda jual pastinya juga berkualitas.
Jadi, manfaatkan penggunaan email Anda secara serius.
3. Jangan Spam
Bagaimana rasanya kalau setiap hari banyak email masuk ke inbox Anda?
Menyebalkan bukan?
Untuk menghindari itu pastinya Anda langsung unsubscribe email tersebut.
Nah, hal ini jangan sampai terjadi pada Anda.
Jika Anda banyak mengirimkan email kepada pelanggan Anda, bisa jadi email Anda menjadi menumpuk dan hanya menjadi “Spam.”
Hal ini dapat menurunkan kredibilitas bisnis Anda.
Jadi, kirimkan email secara berkala.
Anda bisa mengirimkannya 1 sampai 2 kali dalam satu minggu atau sesuai dengan jadwal yang Anda tentukan.
Agar email Anda tidak terlalu menonjol sebagai sales.
4. Gunakan Headline Yang Memicu Rasa Penasaran
Gunakanlah headline yang memicu rasa penasaran pelanggan Anda, agar mereka membuka email Anda.
Mungkin Anda sering menganggap hal ini sepele.
Namun, jangan mengabaikan penggunaan headline, karena headline lah yang pertama kali dilihat oleh pelanggan Anda.
Inilah beberapa contoh headline yang tidak mungkin diabaikan oleh pelanggan Anda, yaitu:
“Diskon 70% di Supplier.com! Jangan Sampai Ketinggalan”
“Jangan Dibuka Kalau Anda Ngga Pengen Kaya”
“Launching Hari Pertama Langsung Habis, Mau Tau Kenapa?”
Baca juga: 3 Cara Membuat Headline Email Marketing Yang Powerfull
5. Menampilkan Desain Yang Menarik Dan Enak Dibaca
Membuat nyaman gebetan itu sulit bukan?
Nah, sama halnya dalam membuat pelanggan Anda merasa nyaman ketika membaca email Anda.
Tentu saja, susah-susah gampang.
Anda harus memastikan pelanggan Anda menikmati email tersebut.
Lantas, bagaimana caranya?
Yaitu dengan menampilkan desain yang menarik dan enak dibaca.
Anda bisa menggunakan beberapa fitur desain untuk mempercantik email Anda.
Seperti, CSS, HTML (untuk versi teksnya) atau memasukkan gambar biasa.
Dan dalam penggunaan bahasa, sebisa mungkin gunakan bahasa yang lebih santai seperti orang yang sedang bercerita.
6. Testing Terlebih Dahulu
Jika email Anda sudah terpasang melalui fitur berlangganan di website Anda, pastikan Anda mencobanya terlebih dahulu.
Anda bisa memasukkan alamat email Anda, setelah itu cek apakah plugin yang Anda pasang untuk form berlangganan benar-benar bekerja sesuai yang Anda inginkan.
Komunikasi Dengan Pelanggan Anda
Kepercayaan adalah kunci kesuksesan dari semua channel pemasaran.
Salah satunya adalah email marketing.
Untuk bisa mendapatkan kepercayaan, maka Anda harus bisa menciptakan komunikasi yang baik dengan pelanggan Anda.
Seperti, mengirimkan email berisi informasi yang lengkap kepada semua pelanggan Anda.
Dengan begitu, mereka mempunyai alasan untuk berlangganan atau subscribe Anda.
Evaluasi Email Marketing Anda
Dan paling terakhir adalah evaluasi.
Ketika semua perencanaan telah Anda lakukan.
Maka saatnya Anda mengidentifikasi mengenai performa email marketing yang telah dijalankan.
Titik awal untuk mengukur performa email Anda sendiri adalah dengan menentukan tujuan yang ingin Anda capai dari email marketing.
Jangan sampai Anda sendiri tidak memahami informasi atau pesan yang telah Anda buat.
Nah, itulah beberapa cara jitu membuat strategi email marketing Anda berhasil.
Tanpa berlama-lama lagi, markicob alias mari kita coba.
Eitss, tapi sebelum itu, ada baiknya untuk share artikel ini ke sosial media yang Anda punya, supaya yang lain bisa ikutan nyoba.
So, selamat mencoba!
Jumat, 14 Juli 2023
Tahap-Tahap Memulai Email Marketing
Berapa jumlah rekan atau teman Anda yang menggunakan email?
Tentu banyak!
Apalagi sekarang ini hampir semua pengguna smartphone menggunakan alamat email untuk mengakses banyak aplikasi.
Dan sebagian digunakan untuk keperluan bisnis.
Dalam berbisnis email sering digunakan untuk membangun koneksi dengan pelanggan Anda.
Yang biasa disebut email marketing.
Apa itu email marketing?
Email marketing adalah strategi pemasaran yang sering dilakukan oleh para pelaku bisnis online.
Kenapa harus menggunakan email marketing?
1. Bersifat Personal
Nah, karena bersifat personal maka kemungkinan Anda mendapat perhatian lebih besar dan pembeli Anda lebih merasa nyaman.
2. Lebih Cepat
Melalui email marketing, informasi tentang toko maupun produk Anda akan lebih cepat tersampaikan.
3. Lebih Murah
Dengan bermodalkan paket internet atau wifi, Anda bisa mengirimkan email ini kepada pembeli Anda.
4. Menciptakan Hubungan Baik
Setelah membuat pembeli Anda merasa nyaman, Anda harus bisa menjaga hubungan yang baik dengan pembeli Anda.
5. Analisis Respon Pembeli
Dari sekian banyak email yang Anda kirimkan ke pembeli Anda, Anda bisa menganalisis respon dari pembeli Anda.
Apakah mereka merespon Anda secara baik atau tidak.
Selain untuk berkomunikasi, email marketing juga berfungsi untuk menawarkan produk Anda kepada calon pembeli atau yang sudah berlangganan.
Sangat efektif bukan?
Nah, itu pentingnya belajar email marketing dalam dunia bisnis.
Eitss, ternyata banyak loh jenis-jenis email yang perlu Anda ketahui dalam dunia bisnis.
Apa saja sih?
1. Digest Email
Anda bisa menentukan periode email Anda, mulai dari per-hari, per-minggu, per-bulan dan sebagainya.
Selain itu email ini bisa membatasi jumlah penerima, seperti 50-100 saja.
Anda bisa mengaturnya sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Jika Anda sedang mengadakan promo atau kontes, email ini sangat cocok untuk mengirimkan email tentang promo atau kontes yang sedang Anda selenggarakan.
Jadi, pembeli Anda bisa mengetahui update terbaru mengenai promo maupun kontes yang sedang Anda jalankan.
2. Newsletter
Tidak jauh berbeda dengan Digest Email, jenis email ini juga sering digunakan oleh para pebisnis.
Newsletter biasanya digunakan untuk memberikan informasi dari isi email tersebut, mengarahkan pembeli ke halaman website, blog atau link tertentu atau juga mengenai diskon, promo, survei dan sebagainya.
3. Email Khusus
Anda bisa mengirimkan email khusus kepada pembeli Anda berupa undangan untuk bergabung ke komunitas, forum dan sebagainya.
4. Email Follow Up
Nah untuk jenis email ini biasanya digunakan untuk mengirimkan konten yang bersifat informatif kepada pembeli Anda yang sudah berlangganan.
5. Email Sponsorship
Untuk jenis email ini Anda perlu mengeluarkan biaya agar email Anda dimasukkan ke dalam newsletter kompetitor lain.
Ini sangat berfungsi untuk menjangkau audience yang lebih luas dan Anda bisa menentukan segmen lebih spesifik.
6. Email Traksaksional
Jenis email ini pasti sering Anda temukan.
Mungkin Anda pernah mendapatkan email dari online shop kalau transaksi Anda berhasil atau sebagainya?
Nah, email traksaksional adalah jenis email yang seperti itu.
Anda bisa gunakan ketika bisnis Anda sudah berjalan.
Kalau masih awam dalam dunia per-email-an, dan bingung gimana cara memulainya.
Banyak cara, tahap-tahap atau strategi email marketing yang bisa Anda langsung praktekkan.
Inilah tahap-tahap memulai email marketing, diantaranya:
1. Memilih Tools Email Marketing
Langkah awal memulai menggunakan email marketing untuk bisnis Anda adalah dengan memilih tools yang tepat.
Kenapa harus menggunakan tools?
Agar lebih efektif dalam melakukan pengiriman.
Ngga kebayang kalau Anda melakukannya secara manual.
Yang pasti tangan pegel dan membuang banyak waktu.
Nah, itu pentingnya menggunakan tools.
Ada beberapa macam tools email marketing yang bisa Anda pilih, diantaranya:
1. HubSpot
Tools all-in-one ini memberikan banyak keuntungan untuk Anda.
Mulai dari meningkatkan conversion rate, SEO, blog, sosial media, otomatisasi dan analisis pemasaran.
Untuk menggunakan tools tersebut Anda perlu mengeluarkan biaya, namun kualitas yang diberikan sepadan dengan harga yang Anda bayar.
2. Constant Contact
Tools selanjutnya adalah tools yang berfungsi untuk memanajemen pelanggan Anda.
Dan yang menarik lagi, tools ini memiliki template yang bervariasi dan ada editing toolsnya juga.
Anda bisa langsung mengunjungi websitenya dan membeli tools tersebut.
3. MailChimp
Tools ini sangat cocok digunakan untuk Anda yang masih pemula.
Apalagi tools ini sangat populer dikalangan para pebisnis online.
Banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan.
Jika Anda memiliki 2000 pelanggan maka tools ini bisa Anda dapatkan secara gratis.
Namun, jika Anda ingin mendapatkan yang lebih lagi dalam segi apapun, Anda harus rela mengeluarkan biaya lebih untuk memaksimalkan penggunaan email marketing Anda.
4. Infusionsoft
Bukan hanya untuk penggunaan email saja tapi tools ini bisa digunakan untuk berbagai jenis kegiatan pemasaran, diantaranya, untuk membuat campaign, memberikan real-time terupdate, mengelola database pembeli, produk dan sebagainya.
5. GetResponse
Yap, tools ini menawarkan berbagai macam fitur untuk pemasaran, diantaranya, custom form, segmentasi, drag & drop email builder dan sebagainya.
Namun, lagi, lagi Anda harus mengeluarkan biaya untuk mendapatkan tools ini.
6. ConvertKit
Fitur keren ini bisa Anda gunakan untuk membuat form yang disesuaikan dengan plugin yang sudah tersedia di WordPress.
Selain itu, tersedia fitur segmentasi dan sistem yang bekerja secara otomatis untuk menanggapi tindakan pelanggan Anda.
7. Aweber
Walaupun tools ini kurang diminati banyak orang namun sistem kerjanya harus diacungi jempol.
Kenapa?
Karena tingkat deliverability emailnya mencapai 99% dibandingkan dengan tools yang lain.
Dan ada 700 template yang bisa Anda pilih.
2. Membuat Email List
Anda harus membuat sejelas mungkin isi dari email Anda.
Mulai dari topiknya, intinya, apa yang ingin disampaikan dan sebagainya.
Lalu Anda bisa kirimkan ke para pelanggan Anda.
Namun, Anda harus mencari list kontak terlebih dahulu untuk bisa Anda kirimkan.
Banyak cara pintas untuk mendapatkan list kontak dengan membeli list kontak.
Tapi, cara tersebut tidak disarankan untuk Anda.
Karena, nantinya email Anda akan dianggap spam oleh mereka.
Jadi sebisa mungkin pelanggan Anda memberikan izin kepada Anda untuk mengirimkan email dari toko atau perusahaan Anda.
3. Membuat Lead Magnet
Ebook, webinar, kupon gratis maupun panduan gratis bisa Anda jadikan sasaran tepat untuk menarik banyak subscribe.
Untuk mensubscribe, biasanya menggunakan nama dan alamat email.
Nah, dari sini Anda akan mempunyai list kontak, jika ada info terupdate tentang toko maupun perusahaan Anda, Anda bisa langsung mengirimkannya.
Cara ini bisa langsung Anda praktekkan di halaman website Anda.
4. Membuat Headline Yang Menarik
Jika Anda membaca sebuah artikel, apa yang Anda baca terlebih dahulu?
Tentu saja headline.
Jika headlinenya saja sudah menarik, bisa dipastikan Anda akan mengklik artikel tersebut.
Nah, itu pentingnya membuat headline yang menarik.
Apalagi minat baca di Indonesia semakin menurun.
Maka hindari headline yang membosankan atau yang sudah banyak dipakai kompetitor lain.
Agar headline maupun artikel Anda tidak membosankan, Anda bisa menggunakan teknik copywriting untuk mempercantik tulisan Anda sehingga orang-orang akan tertarik dengan produk Anda.
Membuat headline dengan menggunakan teknik copywriting dapat mengalihkan perhatian dan membangun rasa penasaran calon pembeli Anda.
Ada berbagai macam cara untuk membuat headline yang menarik dengan teknik copywriting, diantaranya:
- Pertama, gunakan angka, biasanya orang-orang akan tertarik dengan headline seperti itu. Jika headline disertakan dengan angka secara spesifik dapat membantu meningkatkan engagement Anda. Seperti contoh: “10 Trik Menghasilkan Uang Puluhan Juta Rupiah Dalam Seminggu”
- Kedua, pernyataan yang kuat, mungkin Anda sering membaca headline dengan kata-kata, tips, trik, strategi, langkah, tahap, rahasia dan sebagainya. Yap, kata-kata tersebut ampuh untuk menarik orang untuk membaca artikel Anda.
- Ketiga, pengalaman pribadi, headline dengan menyertakan pengalaman pribadi di dalamnya dapat meningkatkan rasa percaya diri calon pembeli bahwa produk yang Anda tawarkan memang terbukti berhasil. Seperti contoh: “Ini Cara Saya Menghasilkan Uang Puluhan Juta Rupiah Dalam 30 Hari”
- Keempat, pembuktian, pola pembuktian selalu menjadi daya tarik bagi banyak orang. Yang tadinya diremehkan sekarang bisa dibuktikan. Seperti contoh: “Mereka Pikir Produk Ini Abal-Abal, Tapi Sekarang Menjadi Rebutan”
- Kelima, memecahkan masalah, butuh waktu 8 detik untuk menentukan apakah artikel Anda dibaca atau tidak. Anda harus bisa menyakinkan calon pembeli Anda dengan cara membantu mereka dalam memecahkan masalah. Caranya gimana? Solusi untuk masalah mereka adalah produk Anda. Seperti contoh: “Ingin Tubuh Langsing Dalam Seminggu?”
- Keenam, rasa khawatir, buatlah calon pembeli Anda merasa khawatir. Kenapa begitu? Karena biasanya rasa khawatir membuat orang mudah bertindak. Namun, yang dimaksud dengan rasa khawatir disini adalah keinginan untuk membeli produk Anda. Seperti contoh: “Jangan Sampai Toko Anda Sepi Karena Ngga Punya Followers”
- Ketujuh, yang sedang trend, membuat headline yang sedang viral dapat memicu pembeli Anda untuk membeli. Seperti contoh: “Ingin Bibir Sexy Seperti Kylie Jenner?”
- Kedelapan, menampilkan harga atau free, siapa sih yang ngga tertarik dengan harga murah atau diskon? Pasti tertarik kan? Ya kan? Yap, biasanya orang-orang akan sangat tertarik dengan headline yang menampilkan harga atau yang berkaitan dengan “free ongkir” dan sebagainya. Anda bisa gunakan cara ini untuk menarik lebih banyak pembeli.
- Kesembilan, rasa empati, selain rasa khawatir, Anda bisa gunakan rasa empati untuk menarik pembeli Anda. Anda hanya perlu menunjukkan bahwa Anda juga merasakan apa yang dirasakan oleh pembeli Anda. Nah, disitulah pembeli merasa memiliki “teman” yang bernasib sama. Kalau begitu, Anda dengan mudah menawarkan produk Anda sebagai solusinya.
- Kesepuluh, tonjolkan manfaat produk Anda, sampaikan fakta-fakta mengenai produk Anda. Seperti, apa manfaatnya, kegunaannya untuk apa dan sebagainya.
Setelah membuat headline, Anda bisa langsung membuat isi dari email tersebut.
Biasanya isi email terbagi menjadi 3 bagian:
- Headline
- Pembahasan dari headline tersebut, bisa berupa story telling, soft selling, hard selling dan sebagainya.
- Call To Action
5. Mengirim Email
Ini waktu yang paling bikin Anda deg-degan.
Yap, mengirim email kepada pembeli Anda.
Anda harus siap dengan respon mereka.
Jika Anda masih ragu, Anda bisa mengetesnya terlebih dahulu.
Nah, kalau Anda sudah yakin, mulailah untuk mengirim.
Tapi, Anda perlu tau timing yang pas.
Anda bisa research terlebih dahulu untuk menentukan waktu yang tepat.
Setelah mendapatkan waktunya, Anda bisa mulai mengirim dan yang pasti harus konsisten.
Nah, itulah beberapa tahap-tahap memulai email marketing dan fungsinya.
Sangat mudah bukan?
Anda bisa mulai belajar bisnis online dari email marketing setelah itu ke platform yang lain.
Hanya dengan menggunakan email marketing penjualan Anda bisa meningkat loh.
So, selamat mencoba 🙂










